Posts

Explorasi Singkat Sumba Barat Daya

Image
Hari itu, setahun yang lalu, aku bersama Umi dan Dewi berkesempatan untuk transit di Sumba Barat Daya. Kami tiba di Bandara Tambolaka sekitar pukul 10.30. Driver dari hotel yang telah kami booking sebelumnya melalui jasa online telah menunggu kami untuk segera bergegas menuju hotel.  Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya Hotel di Kota Tambolaka ini jumlahnya cukup terbatas, tapi jangan khawatir untuk rate kamarnya karena tersedia mulai dari kelas backpacker mulai harga 250rb/malam hingga kelas resort. Sedangkan untuk transportasi, hotel juga menyediakan sewa mobil dengan tarif 750rb/hari, memang cukup mahal tapi mobilnya tipe 4WD. Kaget gitu pas tau kalo mobilnya pajero, mewah sekali jadinya liburan kami, tapi memang wajar dan pas untuk kondisi jalan yang tidak semuanya aspal. Hotel yang kami booking tak jauh dari bandara Tambolaka, hanya 5 menit saja kami sudah tiba di hotel. Kami hanya drop barang di hotel dan siang itu sekitar pukul 12 kami langsung lanjut untuk menjelajah...

Transit ternekat, 30 menit saja di Ngurah Rai Airport

Image
Transit 30 menit itu, bukan waktu buat jalan dari pintu kedatangan sampe ke gate boarding, tapi waktu dari landing di runway sampe boarding pindah pesawat. Jadi yah begitu kejadiannya sampe membuat kaki pegel-pegel dan hati dag dig dug. Ceritanya kok bisa transit 30 menit aja alias nyaris ketinggalan pesawat, itu adalah gara-gara kita anak nekat yang beli bukan tiket terusan dan beda maskapai pula. Begini cerita runtutan kejadiannya: >> Jam 04.30 WIB: Pintu Rumah Abis subuhan langsung melaju ke Terminal B Adi Sucipto Airport, menembus dinginnya pagi Jogja yang hari itu bersuhu 19 derajat celsius.  >> Jam 05.15 WIB: Counter check in Nam Air Langsung buru-buru check in, sambil merasa agak aneh kok sepi ga ada antrian. Padahal biasanya kalau flight jam 6an antriannya mengular. Tapi kita ga curiga, mikirnya ah mungkin karena tiket mahal, makanya penerbangan sepi-sepi aja. Suasana sepi counter check in Terminal B >> Jam 06.00 WIB: Ruang Tun...

Gumuk Pasir Parangkusumo, Riwayatmu di Era Kekinian

Image
Taman Gumuk Pasir Parangkusumo, 2019 Hari ini di hari lebaran ke 4 Idul Fitri 1440 H, agenda seperti biasanya, kami sekeluarga meniatkan untuk pergi ke pantai selatan Jogja. Ya memang destinasi libur lebaran kita cuma itu-itu saja dari tahun ke tahun. Dan memang selalu ke pantai, karena si keponakan sulung selalu merindukan pantai, ya maklum karena masa kecilnya jadi anak pantai di Labuan Bajo sana, dan itupun jadi nular ke adeknya yang juga jadi pecandu pantai. Beberapa tahun kebelakang yang selalu jadi tujuan adalah pantai di sekitar Samas dan Kuwaru (simak ceritanya disini dan disini), dan lebaran kali ini kita memilih ke Pantai Depok dan Gumuk Pasir Parangkusumo. Seperti biasanya kalau lebaran jalur ke arah pantai selatan memang ramai. Sehingga lewat Jalan Bantul lebih menjadi pilihan daripada harus menyusuri padatnya Jalan Parangtritis. Sekilas tidak banyak yang berubah dari Pantai Depok, masih jadi tempat andalan untuk kuliner ikan. Cuma sekarang sangat menjamur spot-spot...

Kena Cancel Flight Nam Air Dps-Jog, Berujung Kelaparan di Makassar

Image
Muter Makassar dulu Hari itu, awal bulan april 2019, selepas menyelesaikan tugas di Kota Waingapu tercinta. Sore hari dipaksa menyempatkan untuk mengunjungi Bukit Tanau yang sedang hijau sehijau-hijaunya. Saat sedang duduk-duduk sambil menikmati matahari yang telah terbenam, tiba-tiba ada panggilan masuk dengan nomor depan kode Jakarta. Deg-degan dulu nih kalo nomer Jakarta nelpon, antara mitra dari pusat atau dari bank nawarin asuransi/deposito/kartu kredit/lain-lain. Setelah diangkat ternyata dari Nam Air, kurang lebih percakapannya begini: Me : " Halo" Nam : " Dengan ibu Fadila ya?" Me : " Iya," Nam : " Ini dari Nam Air, memberitahukan bahwa penerbangan ibu untuk rute wgp-dps akan sesuai dengan jadwal, sementara untuk penerbangan lanjutan dps-jog mengalami pembatalan penerbangan." Me : " Apa? Jadi dps-jog aja yg dibatalin?" (kaget, sekaligus mbatin, kok ga sekalian aja wgp-dpsnya juga dibatalin biar bisa main dulu di Su...

Semi Backpacker Malaysia - Singapura, Plesiran Berkedok Study Tour (part 2)

Image
Merlion Park (Photo by DSLR Sieta) Johor Bahru Jam 5 pagi kereta malam dari KL Central sudah merapat di Stasiun Johor Bahru. Kami pun bergegas turun dan untuk berganti dengan menggunakan angkutan bus menuju Singapura. Di Johor Bahru ini tujuan terakhir kereta malam sudah terintegrasi dalam 1 gedung sekaligus pelayanan imigrasi dan juga pemberhentian bus untuk bus menuju Singapura. Sekitar 2 jam berlalu dari ketika keluar dari kereta lanjut imigrasi Johor Bahru kemudian naik bus dan tiba di Kantor Imigrasi Singapura. Padahal jarak yang ditempuh dari imigrasi Johor Bahru hingga ke Imigrasi Singapura tidak sampai 5 km hanya menyeberangi jembatan saja, namun karena jam tersebut merupakan jam warga negara Malaysia memasuki wilayah Singapura untuk bekerja, maka jadilah kepadatan. Mulai dari kepadatan antrian toilet, antrian naik bus, kepadatan lalu lintas saat di jembatan, hingga kepadatan antrian saat pelayanan imigrasi. Mbak Andra yang sedang menikmati kursi pijat sambil menun...

Semi Backpacker Malaysia - Singapura, Plesiran Berkedok Study Tour (part 1)

Image
KLCC park (photo by DSLR Sani) Cerita perjalanan yang udah cukup lama, tadinya hampir ga diposting udah kelamaan di draft dan takut udah basi. Tapi dipikir-pikir karena selama perjalanan banyak cerita yang bisa diceritakan dan bisa dijadikan pelajaran buat yang NEXT TIME!! mau pergi kesana, maka ya udah lah diposting aja, mungkin masih ada yang bisa jadi referensi. Cerita diawali dari rencana kami teman-teman sekelas akan mengunjungi Malaysia dalam rangkaian study tour sekitar bulan oktober atau november. Rencana pun gayung bersambut dengan info dari Dosen bahwa kita disarankan untuk skalian mengikuti acara  Student  Gathering  Teknik Pertanian Malaysia-Indonesia yang akan dilaksanakan pada akhir agustus. Langsunglah kami pesan tiket, karna rentang waktu sudah agak mepet dan waktu menyesuaikan jadwal acara maka jadilah harganya bukan sepenuhnya harga promo. Ya sudahlah alamat perjalanan ala standar minimum.  Fly with AirAsia Hari itu, hari Minggu pagi ...