Posts

10 Alasan Pilih Kampung Prai Ijing sebagai Tujuan Wisata Budaya Sumba

Image
Salah satu kampung adat di Pulau Sumba yang wajib dikunjungi Dok.Pribadi/Fadila Suryandika Pulau Sumba tidak hanya terkenal karena keindahan bentang alamnya, tetapi Pulau Sumba juga memiliki daya tarik dari keragaman Budayanya. Salah satunya terlihat dari banyaknya perkampungan adat yang masih terjaga kelestariannya. Seperti misalnya Kampung Adat Ratenggaro di Sumba Barat Daya, Kampung Prai Ijing dan Kampung Prai Rame di Sumba Barat, Kampung Praiyawang di Sumba Timur, dan masih ada beberapa kampung adat lainnya yang tersebar di berbagai wilayah Sumba. Jika kamu punya cukup waktu, maka kunjungilah berbagai kampung adat tersebut. Meski sama-sama di tanah Sumba dan sama-sama memiliki bangunan atap rumah yang menjulang tinggi, tetapi masing-masing kampung punya ciri khas tersendiri. Di antara beberapa kampung adat di Pulau Sumba tersebut, jangan sampai terlewat untuk mengunjungi Kampung Adat Prai Ijing. Berikut 10 alasan mengapa Kampung Prai Ijing wajib masuk dalam daftar itin...

Waktu Terbaik Mengunjungi Pulau Sumba, Liburan Yuk!

Image
Pilih waktu terbaik untuk berkunjung, atau kamu bakal rugi Dok.Pribadi/Fadila Suryandika Keindahan alam dan budaya Pulau Sumba memang sudah tak diragukan lagi. Wisatawan domestik maupun mancanegara makin gencar memilih Sumba sebagai destinasi wisata setelah Bali dan Labuan Bajo. Namun, karena termasuk wisata alam, maka kita tidak akan selalu bisa mendapati pemandangan-pemandangan yang terindah. Ada musim dan kondisi cuaca yang menjadi faktor yang harus diperhatikan. Nah, agar bisa  explore  Pulau Sumba dengan maksimal, ada beberapa trik yang bisa kamu ketahui. Simak 6 tips berikut untuk memutuskan kapan waktu terbaik mengunjungi Pulau Sumba. 1. Musim kemarau waktu paling tepat nikmati suasana savana Pulau Sumba Dok.Pribadi/Fadila Suryandika Pesona utama keindahan Pulau Sumba terletak pada keindahan bentang alamnya yang berupa perbukitan kapur yang ditumbuhi dengan rerumputan. Panorama tersebut makin indah karena ternak di sini digembalakan secara liar di perbuki...

11 Fakta Fulan Fehan, Padang Rumput Indah di Ujung Perbatasan NTT

Image
Padang rumput layaknya pemandangan peternakan di New Zealand IDN Times/Umi Hapsari Mendengar kata-kata peternakan di New Zealand, pasti akan terbayang pemandangan padang rumput hijau yang luas lengkap dengan sejumlah ternak yang berlarian. Ternyata, tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk menikmati pemandangan seperti itu karena di Indonesia terdapat tempat dengan pemandangan mirip peternakan di New Zealand. Memiliki nama Fulan Fehan, hamparan padang rumput ini terletak di ujung perbatasan Nusa Tenggara Timur dengan Timor Leste. Yuk, simak 11 hal tentang keindahan dan fakta Fulan Fehan, serta tips bagi kamu yang akan berkunjung ke Fulan Fehan! 1. Berada di rumput hijau yang luas ini, rasanya seperti tidak sedang di Indonesia tetapi seperti di New Zealand IDN Times/Fadila Suryandika 2. Kuda, sapi, kerbau, dan kambing digembalakan dengan bebas di sini. Sangat mirip dengan pemandangan peternakan di New Zealand IDN Times/Fadila Suryandika 3. Mata air di tengah padan...

Explorasi Singkat Sumba Barat Daya

Image
Hari itu, setahun yang lalu, aku bersama Umi dan Dewi berkesempatan untuk transit di Sumba Barat Daya. Kami tiba di Bandara Tambolaka sekitar pukul 10.30. Driver dari hotel yang telah kami booking sebelumnya melalui jasa online telah menunggu kami untuk segera bergegas menuju hotel.  Bandara Tambolaka, Sumba Barat Daya Hotel di Kota Tambolaka ini jumlahnya cukup terbatas, tapi jangan khawatir untuk rate kamarnya karena tersedia mulai dari kelas backpacker mulai harga 250rb/malam hingga kelas resort. Sedangkan untuk transportasi, hotel juga menyediakan sewa mobil dengan tarif 750rb/hari, memang cukup mahal tapi mobilnya tipe 4WD. Kaget gitu pas tau kalo mobilnya pajero, mewah sekali jadinya liburan kami, tapi memang wajar dan pas untuk kondisi jalan yang tidak semuanya aspal. Hotel yang kami booking tak jauh dari bandara Tambolaka, hanya 5 menit saja kami sudah tiba di hotel. Kami hanya drop barang di hotel dan siang itu sekitar pukul 12 kami langsung lanjut untuk menjelajah...

Transit ternekat, 30 menit saja di Ngurah Rai Airport

Image
Transit 30 menit itu, bukan waktu buat jalan dari pintu kedatangan sampe ke gate boarding, tapi waktu dari landing di runway sampe boarding pindah pesawat. Jadi yah begitu kejadiannya sampe membuat kaki pegel-pegel dan hati dag dig dug. Ceritanya kok bisa transit 30 menit aja alias nyaris ketinggalan pesawat, itu adalah gara-gara kita anak nekat yang beli bukan tiket terusan dan beda maskapai pula. Begini cerita runtutan kejadiannya: >> Jam 04.30 WIB: Pintu Rumah Abis subuhan langsung melaju ke Terminal B Adi Sucipto Airport, menembus dinginnya pagi Jogja yang hari itu bersuhu 19 derajat celsius.  >> Jam 05.15 WIB: Counter check in Nam Air Langsung buru-buru check in, sambil merasa agak aneh kok sepi ga ada antrian. Padahal biasanya kalau flight jam 6an antriannya mengular. Tapi kita ga curiga, mikirnya ah mungkin karena tiket mahal, makanya penerbangan sepi-sepi aja. Suasana sepi counter check in Terminal B >> Jam 06.00 WIB: Ruang Tun...

Gumuk Pasir Parangkusumo, Riwayatmu di Era Kekinian

Image
Taman Gumuk Pasir Parangkusumo, 2019 Hari ini di hari lebaran ke 4 Idul Fitri 1440 H, agenda seperti biasanya, kami sekeluarga meniatkan untuk pergi ke pantai selatan Jogja. Ya memang destinasi libur lebaran kita cuma itu-itu saja dari tahun ke tahun. Dan memang selalu ke pantai, karena si keponakan sulung selalu merindukan pantai, ya maklum karena masa kecilnya jadi anak pantai di Labuan Bajo sana, dan itupun jadi nular ke adeknya yang juga jadi pecandu pantai. Beberapa tahun kebelakang yang selalu jadi tujuan adalah pantai di sekitar Samas dan Kuwaru (simak ceritanya disini dan disini), dan lebaran kali ini kita memilih ke Pantai Depok dan Gumuk Pasir Parangkusumo. Seperti biasanya kalau lebaran jalur ke arah pantai selatan memang ramai. Sehingga lewat Jalan Bantul lebih menjadi pilihan daripada harus menyusuri padatnya Jalan Parangtritis. Sekilas tidak banyak yang berubah dari Pantai Depok, masih jadi tempat andalan untuk kuliner ikan. Cuma sekarang sangat menjamur spot-spot...