Posts

Kembali ke kampus, tapi tanpa kalian 'duduters'

Image
Hampir setengah semester ini aku berkesempatan kembali ke kampus. Siang tadi ketika kami diberi tugas untuk segera membuat proposal penelitian, dan entah mengapa aku jadi teringat dulu kala ketika bersama para duduters tep 07 berjuang meraih gelar sarjana. Sorenya dapet undangan dari salah satu member duduters yang akan melepas lajang. Alhasil aku justru makin teringat masa masa jaman kita masih muda dulu kuliah dengan berbagai gaya ke-alay-an kita.Maka jadilah malam ini aku mengungkapkan kerinduan pada masa itu.  Mulai dari jamannya duduk2 di tempat umum kampus yg isinya cuma ketawa dan guyon ga jelas, jamannya ngerjain tugas sampe sabtu minggu sampe malem sampe buka lapak lesehan, jamannya facebook baru keluar perdana, jaman deman rubic sampe bikin grub rubic kushi rubic gham, dan semua jaman yang dilewati bersama duduters. Waktu bangga-bangganya menyandang status mahasiswa dan menjadi bagian dari perhimpunan mahasiswa teknik pertanian (PERMATETA)   ...

Pantai Glagah: bukan karang tapi beton

Image
Lagi dan lagi plesiran ke pantai, dan masih juga di seputaran pesisir selatan jogja. Kalau di pesisir selatan Gunung kidul kita bisa menjumpai pantai dengan berhiaskan karang-karang yang indah dan menawan. Berbeda dengan pantai yang satu ini. Bukan bongkahan karang yang berjejer di bibir pantai namun yang ada adalah bongkahan beton. Pantai Glagah ini digadang-gadang nantinya akan jadi pelabuhan kapal besar. Oleh karena itulah berjajar ribuan kaki tiga beton yang dipasang sebagai pemecah ombak, atau mungkin sebagai penahan abrasi. Konsep kaki tiga beton ini sebelumnya sudah digunakan di landasan udara Ngurah Rai Bali yang mana landasannya merupakan hasil reklamasi pantai. Hamparan kaki tiga beton yang disusun mengelilingi bibir pantai dan dermaga yang dibangun ini justru menjadikan pantai glagah ini menjadikan pantai yang berbeda dari lainnya, secara di jogja ya baru pantai glagah ini ada pantai berhiaskan beton. Namun sayangnya dibeberapa hamparan beton ini sudah banya...

Kaliurang ; Gak Lupa Pulang

Image
Gak lupa pulang, kalimat itu menjadi tajuk untuk mengumpulkan pecahan-pecahan jiwa teknik pertanian 07 yang tersebar di berbagai belahan Indonesia. Kaliurang, sabtu minggu kemarin menjadi ajang nostalgia, untuk tep 07 mungkin kata nostalgila lebih tepat kali ya daripada nostalgia. Enam tahun berlalu sudah, sejak kami dipertemukan dalam atap teknik pertanian, dan bisa dibilang selain kampus ya kaliurang ini tempat yang tidak bisa dilupakan dalam cerita perjalanan kami sebagai mahasiswa. Mulai dari jadi mahasiswa baru, malam keakraban teknik pertanian 07 dalam kemasan acara 'Ingatlah Hari Ini' yang digelar di wisma Gadjah Mada menjadi awal cerita bersama keluarga besar teknik pertanian ugm. Lanjut tahun berikutnya giliran jadi panitia untuk makrab angkatan 08, kali itu dalam tema 'Sahabat sejati, lestarikan bumi, are you ready?' Dan tahun ini berbarengan dengan makrab angkatan 13, ceritanya tep 07 mau ngulang makrab lagi. Meskipun tak bisa banyak...

Pecel kembang Turi, Makam raja-raja, lanjut Kebun buah Mangunan

Image
Membuka lembaran baru di 2013 dengan semangat baru dan cerita jalan-jalan baru. Sekelebat cerita dari jalan-jalan di hari pertama tahun baru akan mengawali postingan di 2013 ini, meskipun udah agak telat sih.  Cerita dimulai dari hujan yang dengan lebatnya mengguyur jogja, planing tahun baru yang tadinya mau nonton jadinya cuma diisi dengan ngobrol ngalor ngidul di kos pinky alias kosnya kiki tempat biasa kumpul. Dari celotehan si adim yg ceritanya ke jogja lagi liburan dan kangen pingin makan pecel kembang turi, dan jadilah kami mengagandakan libur nasional tahun baru pergi sarapan pecel. Niatnya mau sarapan pecel janjian brangkat jam 10 tapi karna ribet dan rempong sana-sini menjelang dhuhur baru bisa meluncur menuju imogiri. Jadilah sampai imogiri sudah tengah hari, bukan lagi sarapan tapi makan siang. Tak banyak kata kami langsung mengambil posisi lesehan dibawah pohon tepi sungai, dan bergegas menyantap pecel kembang turi yang beradu dengan wedhang uwuh. Benar-benar p...